Kamis, 02 April 2020

Kuliah Online khas STAI Bumi Silampari Lubuklinggau

Lubuklinggau, 2 April 2020


Sekolah Tinggi Agama Islam Bumi Silampari Lubuklinggau melakukan berbagai upaya dan innovasi dalam hal pendidikan dan pengajaran, terutama dalam masa pencegahan penyebaran Covid-19. Salah satunya adalah dengan melakukan kuliah online. Kuliah dengan menggunakan perangkat lunak dan sesuai dengan waktu perkuliahan.

Ketua Prodi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Nurlila Kamsi, M.Pd mengatakan bahwa pembelajaran online cukup membantu dosen dalam melaksanakan tugas pembelajaran di tengah kasus covid-19. yang membuat perkuliahan tidak bisa dilaksanakan secara tatap muka. Sementara proses pembelajaran harus tetap berlanjut agar tidak ada pihak yang dirugikan. Untuk mahasiswa sama seperti halnya dosen, bisa mempermudah mahasiswa mengikuti perkuliahan tanpa harus ke kampus dan mengajarkan mahasiswa untuk memanfaatkan tehnologi dalam proses pembelajaran, akan tetapi pada sisi lain memiliki kelemahan yang sangat berdampak pada mahasiswa itu sendiri terutama untuk mahasiswa yang tinggal di pedesaan terkendala oleh sinyal internet yang terbatas dan dampak ekonomi dari covid-19 membuat kesulitan bagi orang tua untuk memberikan paket kuota untuk anak mereka. Tentu saja, kita berharap ini dapat menjadi perhatian bagi pemerintah akan pentingnya penyebaran internet/sarana komunikasi ke daerah-daerah pelosok secara merata (termasuk dalam hal penyediaan internet gratis untuk masyarakat desa). Ini semua tentunya dalam mewujudkan masyarakat yang berkemajuan.



Salah seorang dosen pengampu mata kuliah, Pasiska, MA mengatakan bahwa kita harus tetap produktif untuk mengisi waktu dengan literasi dan diskusi menggunakan tehnologi yang ada, sehingga etos kerja kita tetap tinggi. Hal ini mengingat belajar dan mengajar adalah jihad kita, dengan kata lain kreatifitas kita seharusnya bertambah, keinginan belajar harus lebih kuat sehingga pada saatnya kita akan mendapatkan ibroh dari semua kejadian yang ada.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar